BERITA

Data Pendidikan Usia Dini (PAUD)

No. NPSN Nama Satuan PAUD Alamat Kelurahan Status 1 69845562 AZZA MUFLIHAH SURYA DARMA KENALI ASAM BAWAH SWASTA 2 69831814 EXCELLENT MANDIRI SCHOOL JL. SK. RD. SYAHBUDDIN NO.91 MAYANG MANGURAI SWASTA 3 69845620 KB...

Education Expo 2016

Education Expo 2016

    Tujuan umum dalam penyelenggaraan Education Expo 2016 adalah mewujudkan kebersamaan melalui interaksi langsung dan menyediakan sarana informasi secara terpadu dan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomVision.Com

Pentingnya Pendidikan Moral

01 April 2015 - 7515 Views

PENTINGNYA PENDIDIKAN MORAL Dewasa ini sering kita temukan baik melalui media elektronik maupun dari dunia maya banyak sekali orang-orang baik dari kalangan politikus, para artis,  anggota DPR(D), para pejabat, para…

MAJALAH EDUCATION

12 January 2015 - 573 Views

Peran Guru Dalam Pembelajaran

11 January 2015 - 6393 Views

Upaya Peningkatan Mutu Guru

11 January 2015 - 9636 Views

Pentingnya Pendidikan Moral

PENTINGNYA PENDIDIKAN MORAL

Dewasa ini sering kita temukan baik melalui media elektronik maupun dari dunia maya banyak sekali orang-orang baik dari kalangan politikus, para artis,  anggota DPR(D), para pejabat, para pengamat dan lain sebagainya dengan mudahnya untuk mengeluarkan kata-kata yang sebenarnya tidak pantas untuk mereka ucapkan. Dulu kita punya P4 yang dapat mengerem orang-orang untuk bertindak anarkis atau saling menjelekkan satu sama lain tapi hal ini malah dianggab sebagai pengekangan untuk kebebasan mengeluarkan pendapat.  Tapi, sekarang apa yang terjadi, orang-orang mudah sekali untuk melakukan hujatan terhadap orang lain. Satu pertanyaan yang sangat mendasar adalah “Apakah yang telah terjadi pada bangsa kita, apakah pendidikan kita telah gagal di dalam membentuk manusia yang cerdas dan berakhlak mulia?”

Jika kita cermati lebih mendalam, pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek intelektual dari pada aspek moral. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah dan di universitas-universitas. Sebagai contoh, bahwa kelulusan siswa dari suatu jenjang pendidikan hanya dilihat dari kemamupuan akademisnya saja dan tanpa melihat aspek prilaku dan sikapnya. Apakah suatu lembaga pendidikan berani untuk tidak meluluskan mereka jika dari sisi moral dan etika si anak buruk?  Apakah sekolah tidak akan menerima protes dari masyarakat atau dari para orang tua jika berani tidak meluluskan si anak? Inilah yang perlu menjadi renungan bagi kita. Coba kita bayangkan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang-orang yang dari sisi akademisnya baik tetapi dari sisi moralnya rendah?

Pendidikan Moral Manusia

Mengingat pentingnya perkembangan moral, maka tentu akan ada sebuah proses yang tak lepas dari perkembangan moral itu sendiri.  Proses yang dimaksud adalah yang disebut dengan pendidikan.  Pendidikan moral sangatlah  perlu bagi manusia, karena melalui pendidikan perkembangan moral diharapkan mampu berjalan dengan baik, serasi dan sesuai dengan norma demi harkat dan martabat manusia itu sendiri.

Di Indonesia pendidikan moral telah ada dalam setiap jenjang pendidikan.  Di Sekolah Dasar perkembangan pendidikan moral tak pernah beranjak dari nilai-nilai luhur yang ada dalam  tatanan moral bangsa Indonesia yang termaktub jelas dalam Pancasila sebagai dasar Negara.  Pendidikan Moral Pancasila, yang sejak dari pendidikan dasar telah diajarkan tentu memiliki tujuan yang sangat mulia, tiada lain untuk membentuk anak negeri sebagai individu yang beragama, memiliki rasa kemanusiaan, tenggang rasa demi persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah untuk kerakyatan serta berkeadilan hakiki.
Berangkat dari tujuan tersebut diatas maka dalam pelaksanaannya terdapat tiga faktor penting dalam pendidikan moral di Indonesia yang perlu diperhatikan yaitu :
1.  Peserta didik yang sejatinya memiliki tingkat kesadaran dan dan perbedaan perkembangan kesadaran moral yang tidak merata maka perlu dilakukan identifikasi yang berujung pada sebuah pengertian mengenai kondisi perkembangan moral dari peserta didik itu sendiri.
2.  Nilai-nilai (moral) Pancasila, berdasarkan tahapan kesadaran dan perkembangan moral manusia maka perlu di ketahui pula tingkat tahapan kemampuan peserta didik.  Hal ini penting mengingat dengan tahapan dan tingkatan yang berbeda itu pula maka semua nilai-nilai moral yang terkandung dalam penididkan moral tersebut memiliki batasan-batasan tertentu untuk dapat terpatri pada kesadaran moral peserta didik.  Dengan kata lain, kalaulah pancasila memiliki 36 butir nilai moral, maka harus difahami pula proses pemahaman peserta didik berdasar pada tingkat kesadaran dan tingkat kekuatan nilai kesadaran itu sendiri.
3.  Guru Sebagai fasilitator,  apabila kita kembali mengingat teori perkembangan moral manusia dari Kohlberg dengan 4 dalilnya maka guru seyogyanya adalah fasilitator yang memberikan kemungkinan bagi siswa untuk memahami dan menghayati nilai-nilai pendidikan moral itu.
Dengan memperhatikan tiga hal diatas maka proses perkembangan moral manusia yang berjalan dalam jalur pendidikan tentu akan berjalan sesuai dengan tahapan perkembangan moral pada tiap diri manusia. IP 2015

Oleh : Supriati, S.Pd

(Guru Bahasa Indonesia SMP N 3 Kota Jambi)

 

 

PENGUMUMAN

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut Anda, pelayanan pendidikan secara umum di Kota Jambi?

Sangat Baik - 28.6%
Baik - 28.6%
Cukup - 14.3%
Biasa Saja - 28.6%

Total votes: 7
The voting for this poll has ended on: February 12, 2015

PENGUNJUNG

138415
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Total
95
70
165
4558
138415